About Me
- HMP FISIKA GRAFTASI UNS
Pengikut
Senin, 03 Mei 2010
Ditemukan 2 planet mirip bumi
Ada kabar baik nie, yang ini datang nya dari eropa, tapi kurang tahu benar atau tidaknya. katanya Para ahli ruang angkasa dari Eropa sedang gencar-gencarnya mencari planet lain yang mirip dengan bumi. Dan pada Selasa 21 April lalu, mereka mengumumkan telah menemukan dua planet yang ukurannya hampir sama dengan bumi. Planet yang mereka temukan disebut Gliese 581 e. Sebelumnya, telah ditemukan planet yang berdekatan dan disebut Gliese 581 d. planet yang berada di luar tata surya kita, yang mirip dengan planet Bumi yang kita huni. jarak bumi dengan planet tersebut kurang lebih 20.5 tahun cahaya. planet yang mengorbit dalam waktu 13 hari pada bintang induknya itu diperkirakan memiliki kandungan air di permukaannya, dengan suhu planet 0 - 40 derajat celcius.
Kata Para ahli luar angkasa kedua tempat tersebut kemungkinan bisa dijadikan tempat tinggal manusia. wah bener gak ia,,?
"Adanya bebatuan dan karang pada planet tersebut membuat kami mengambil kesimpulan planet itu dapat dijadikan tempat tinggal oleh manusia," kata Michel Mayor, seorang ahli fisika astronomi dari University Geneva di Swiss.
Namun dalam banyak cara lainnya, planet ini adalah "binatang kejam yang sangat berbeda" dari Bumi yang kita tinggali, kata para ilmuwan.
"Pada dasarnya ini adalah satu samudera luas," kata kepala peneliti David Charbonneau dari Pusat Astrofisika Smithsonian, Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts.(Di planet ini) tidak ada satu pun benua yang mengambang di atas atau menyeruak dari air."
Ukuran Gliese 581 e adalah 1,9 kali ukuran bumi dan letaknya dekat dengan bintang yang menyinarinya. Gliese 581 d, dan Gliese 581 e, berada dalam konstelasi Libra dan ditemukan dengan menggunakan teleskop observatorium yang ada di La Silla, Chili.
Untuk membuat penemuan ini, para peneliti menggunakan peralatan yang sangat sensitif yang bisa mengukur perubahan kecil pada kecepatan sebuah bintang ketika terjadi tarik-menarik gravitasi dengan sebuah planet yang berdekatan.
Para astronom terpaksa menggunakan metoda tak langsung dalam mendeteksi planet tersebut karena teknologi teleskop yang dimiliki saat ini kesulitan merekam gambar obyek angkasa yang sangat jauh atau yang bercahaya redup -apalagi ketika obyek tersebut mengorbit dekat dengan bintang bercahaya.
Mungkin sekarang kita punya banyak pertanyaan apakah di sana ada kehidupan layaknya di bumi, jika ada makhluk apa yang menghuni, dan seperti apa,?
dikutip dari uniktapifakta.com
Kata Para ahli luar angkasa kedua tempat tersebut kemungkinan bisa dijadikan tempat tinggal manusia. wah bener gak ia,,?
"Adanya bebatuan dan karang pada planet tersebut membuat kami mengambil kesimpulan planet itu dapat dijadikan tempat tinggal oleh manusia," kata Michel Mayor, seorang ahli fisika astronomi dari University Geneva di Swiss.
Namun dalam banyak cara lainnya, planet ini adalah "binatang kejam yang sangat berbeda" dari Bumi yang kita tinggali, kata para ilmuwan.
"Pada dasarnya ini adalah satu samudera luas," kata kepala peneliti David Charbonneau dari Pusat Astrofisika Smithsonian, Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts.(Di planet ini) tidak ada satu pun benua yang mengambang di atas atau menyeruak dari air."
Ukuran Gliese 581 e adalah 1,9 kali ukuran bumi dan letaknya dekat dengan bintang yang menyinarinya. Gliese 581 d, dan Gliese 581 e, berada dalam konstelasi Libra dan ditemukan dengan menggunakan teleskop observatorium yang ada di La Silla, Chili.
Untuk membuat penemuan ini, para peneliti menggunakan peralatan yang sangat sensitif yang bisa mengukur perubahan kecil pada kecepatan sebuah bintang ketika terjadi tarik-menarik gravitasi dengan sebuah planet yang berdekatan.
Para astronom terpaksa menggunakan metoda tak langsung dalam mendeteksi planet tersebut karena teknologi teleskop yang dimiliki saat ini kesulitan merekam gambar obyek angkasa yang sangat jauh atau yang bercahaya redup -apalagi ketika obyek tersebut mengorbit dekat dengan bintang bercahaya.
Mungkin sekarang kita punya banyak pertanyaan apakah di sana ada kehidupan layaknya di bumi, jika ada makhluk apa yang menghuni, dan seperti apa,?
dikutip dari uniktapifakta.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Science week 2011 HMP Fisika Grafitasi ditutup dengan kegiatan seminar Ilmiah Nasional dengan tema “Kontroversi Pemanfaatan Nuk...
-
HMP Fisika GRAFITASI UNS, mengadakan UP Grading, 16 April 2011 di Sekipan, Tawangmangu. Up Grading tersebut diisi dengan berbagai kegiatan d...
-
Lomba MTQ: 1. Mahasiswa (Sabtu, 20 Agustus 2011 Pukul 09.15 WIB @Aula Gedung A FKIP UNS) Ketentuan: Surat yang dibaca Al Baqarah a...
-
Rangkaian acara SCIENCE WEEK 2010 : 1. Lomba Fisika SMP dan SMA se Jateng dan DIY. ( baca selengkapnya ) 2. Seminar Ilmiah. ( baca selengkap...
-
Tema : Kontroversi Pemanfaatan Nuklir dan Dampaknya terhadap Lingkungan Hidup Pembicara : Drs. Totti Tjiptosumirat, M.Rur.Sci (Kepala P...
-
Dalam rangka mengembangkan wawasan keilmuan, meningkatkan intelektualitas siswa–siswi SMP dan SMA se-...
-
Grafitasi, mendapat kunjungan lagi dari salah satu HMP MIPA yaitu HIMAFIS tanggal 27 April 2010. Acara yang di beri nama Konjungsi tersebut...
-
senin, 23 Agustus 2010 lalu, HMP Fisika GRAFITASI mengadakan RHL 2. Acara yang diadakan oleh bidang KESTARI ini berlangsung mulai pukul 09.3...
-
Ketentuan tugas SG download disini
-
Sabtu, 17 April 2010, bidang 1 (Pembinaan) punya gawe. Speaking Training and Motivation. Tema yang diusung adalah "Shine Your Intellige...
0 komentar:
Posting Komentar